1 Langkah yang Mengubah Hidupmu
Apa yang membuat kita GAGAL dalam
menggapai cita-cita? Apakah karena kita memang tidak mampu atau karena itu
memang cita-cita yang tidak mungkin. Banyak orang yang kehilangan harapan saat
gagal menggapai cita-cita. Banyak orang yang tidak bisa kembali seperti dulu
saat gagal. Lebih parahnya lagi ada orang yang mengakhiri hidupnya. Kita pasti
tidak mau hal tersebut terjadi, lalu apa penyebab utama kita gagal menggapai
cita-cita? HANYA 1 LANGKAH.
1 LANGKAH untuk MAJU. Saat kita
ingin mencoba hal baru kita diberi 2 pilihan, yaitu maju atau tidak. Saat
itulah pilihan yang paling sulit, dimana kita tidak tahu tentang apa yang di
depan kita atau apa resikonya. Disinilah banyak orang akan mencari jalan aman
untuk tidak maju dan mencoba hal baru, padahal itulah kesalahan kita. Kita
harus banyak mencoba hal-hal baru agar semakin dekat dengan cita-cita kita. Apa
salahnya kita MENCOBA asal itu tidak dilarang. Jangan takut untuk mencoba. LEBIH
BAIK MATI MENCOBA DARIPADA MATI MENYESAL.
1 LANGKAH untuk MUNDUR. Mundur
adalah hal yang pantang untuk sebagian orang, tapi mundur juga merupakan hal
yang penting. Mundur disini bukanlah menyerah namun adalah mundur untuk
ancang-ancang atau mundur untuk maju. Mundur adalah dimana saat kita akan
memasuki hal yang dilarang. Maksudnya adalah kita diberi pilihan untuk
melakukan dengan untung selangit namun melanggar peraturan atau mundur dan
mengambil jalan memutar yang tidak melanggar peraturan dengan resiko tanpa
keuntungan. Itulah saat kita harus mundur dan mengambil jalan memutar.
Orang-orang yang gila akan harta akan terus maju untuk cita-citanya dengan cara
yang sangat salah. MAJU BUTUH BERPIKIR 2 KALI, TAPI MUNDUR BUTUH BERPIKIR LEBIH
BANYAK LAGI.
1 LANGKAH untuk BANGKIT. Jatuh,
patah semangat, bangkrut, takut kembali, dan sedih adalah hal yang membuat
langkah terakhir ini begitu berat. BANGKIT tidak semudah yang dikatakan karena
bangkit membutuhkan KEBERANIAN yang sangat besar dan jiwa PANTANG MENYERAH.
Kita sering sedih dan terlalu banyak berpikir saat kita sudah jatuh, itulah
yang membuat kita tidak bisa bangkit, jangan pikirkan hal yang sudah terjadi
karena itulah masa lalu yang harus dibuat pelajaran bukan untuk
penyesalan. Bangkit disini tidak asal
bangkit tapi kita harus belajar dari kesalahan kita dan maju kedepan. Bangkit
tidak harus sendiri karena kita punya teman-teman yang akan membantu kita dalam
kesusahan. BANGKIT DAN BERJUANGLAH UNTUK MENCAPAI HAL YANG LEBIH TINGGI.
( Materi
kuliah Keterampilan Interpersonal )
Deep in your HEART there is DREAM
Waktu kita kecil sering kita
membicarakan mau jadi apa kelak saat kita besar nanti. Ada yang mungkin mau
menjadi dokter, mau menjadi tentara, bahkan mungkin insinyur. Kita menginginkan
hal tersebut dengan berbagai alasan yang agak sedikit konyol waktu kecil, tapi
itu adalah hal yang sangat menyenangkan untuk kita bicarakan saat kita masih
kecil, yang belum tau apa-apa. Kita sekarang sudah mulai dewasa. Mimpi-mimpi
kita sewaktu kecil seakan digerus dengan berbagai halangan. Cita-cita sering
berubah-ubah tak menentu tak tentu arahnya. Lalu MANAKAH MIMPI YANG HARUS KITA
KEJAR. MANAKAH CITA-CITA YANG HARUS DIRAIH.
Mimpi-mimpi saat kita kecil adalah
suatu tujuan yang sangat indah namun samar. Mimpi kita saat itu bagaikan angin
surga yang lewat sementara. Dengan bertambahnya umur, kita mulai bijaksana
dalam berbagai hal, tidak lain pasti juga tentang Cita-cita. Mimpi-mimpi kita
waktu kecil sudah kita seleksi mana yang tidak realistis, dan mana yang harus
kita jadikan cita-cita. Semakin kita dewasa seharusnya kita semakin mantap
dengan mimpi atau cita-cita kita, tapi apa yang terjadi malah sebaliknya kita
semakin galau atau tidak percaya lagi dengan cita-cita kita. Lalu apa yang
harus kita lakukan.
Lihat lagi apa yang anda impikan
waktu anda kecil siapa tahu itu adalah cita-cita yang cocok. Saat dewasa mimpi
masa kecil jadi hilang karena takut dengan kenyataan. Hal seperti itu tak perlu
dirisaukan karena MIMPI masa kecil adalah CITA-CITA pertama yang kita pikir, walaupun samar.
Coba kita berkaca dalam cermin dan
tanyakan pada diri sendiri “MAU JADI APA KITA”. Jika kita tidak bisa menjawab,
pikirkan baik-baik apa yang sebenarnya hatimu inginkan darimu. Jangan racuni
pikiranmu dengan dunia luar, jangan pikirkan resiko jangan pikirkan apapun
hanya pikirkan kata hatimu.
Kedua hal diatas adalah cara mudah
untuk menemukan CITA-CITA yang hilang dari diri kita. Setelah kita menukannya
coba tulis di sebuah lembar kertas besar dan tempelkan di dinding. Agar saat
kita mulai goyah kita bisa melihat CITA-CITA KITA YANG TERTULIS DI SEBUAH
KERTAS PUTIH.
( Materi kuliah Keterampilan
Interpersonal )
Posted by Desertkona
Apa Impianmu? Cita-cita atau Angan?
“CITA-CITA ATAU ANGAN-ANGAN?” itulah
hal yang sering kita tanyakan pada diri kita sendiri. Kita memang tau bahwa itu
adalah dua kata yang berbeda tulisan dan kita pasti tau 2 kata tersebut berbeda
makna, tapi apa yang berbeda dari 2 kata tersebut, selain dari tulisannya
tentunya.
Dilihat dari sudut pandang orang
awam 2 kata tersebut memiliki arti yang hampir sama yaitu hal yang kita
inginkan nanti di masa depan. Namun itu merupakan kesalahan kaprah atau
kesalahan umum. Cita-cita dan angan-angan adalah 2 kata yang mirip tapi dalam
perbedaanya.
Angan-angan adalah mimpi yang sering
kita bicarakan waktu kita dalam masa kanak-kanak. Apa maksudnya? Maksudnya angan-angan
adalah mimpi yang masih samar untuk kedepannya. Angan-angan itu hanya memiliki pengetahuan
yang minim tentang apa yang dimpikannya. Contohnya kita waktu kecil mau jadi
dokter karena kita ingin menyembuhkan orang. Itu memang benar tapi dokter tidak
sesimpel itu untuk dijelaskaa dengan kata-kata. Angan-angan juga diibaratkan
sebagai tujuan yang tidak tau jalan, seperti kita mau ke Surabaya tapi kita
tidak tau mau ke arah mana. Kita tidak tau apa yang harus kita lakukan untuk
mencapai mimpi kita. Mimpi tanpa alasan sering juga disebut angan-angan. Kita ingin
jadi A misalnya tapi kita sendiri tidak tau mengapa kita ingin A.
Cita-cita adalah mimpi yang jelas
arah tujuannya. Saat kita bisa menyebutkan alasan kita mengapa memilih A dengan
tegas maka A sudah bisa disebut cita-cita dalam tanda kutip. Masksudnya cita-cita
itu tidak hanya butuh alasan tapi pengetahuan dan kemauan. Pengetahuan yang
semakin luas membuat kita jadi lebih mengetahui tentang impian kita, tidak
hanya 1 sudut pandang saja. Kita yang semula tidak tau mau berbuat apa jadi
bisa memiliki target aktivitas. Kemauan adalah inti dari cita-cita kita dengan
adanya kemauan untuk menghadapi rintangan kita bisa mewujudkan cita-cita. Lalu jika
kita sudah dewasa kita pasti dapat cita-cita? BELUM TENTU karena saat ini
banyak kejadian orang sudah dewasa masih saja tebuai dalam angan-angan.
LALU SEKARANG APA IMPIANMU?
CITA-CITA ATAU ANGAN-ANGAN?
( Materi
kuliah Keterampilan Interpersonal )
Posted by Desertkona



